Site Meter

Kamis, 23 Desember 2010

CARA MENGAKTIFKAN OTAK TENGAH PADA ANAK-ANAK

Hai para T-readers, jumpa lagi bersama saya Fajaruddin Shiddiq. Kali ini saya ingin memberikan informasi yang menurut sangat penting untuk kalian para orang tua.informasi saya kali ini berkaitan mengenai masalah dari anak anda. Sekarang ini sudah dikembangkan pelatihan mengenai penguasaan otak tengah pada anak-anak. otak tengah ini sangatlah besar pengaruhnya terhadap proses belajar mengajar pada anak-anak. maka dari itu, para orang tua harus mengetahui mengenai hal ini, dan mengajarkannya kepada anak-anak kalian. 


Baiklah, untuk lebih tahu mengenai kelebihan otak tengah dan bagaimana cara mengaktifkannya kepada anak-anak, langsung kalian baca saja..




Aktivasi otak tengah adalah  suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak.Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.
Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (Mid Brain Activated) dapat mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training aktivasi otak tengah selama 2 hari. Kemampuan dasar yang dapat dilakukan adalah ‘melihat’ kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti training aktivasi otak tengah, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka, warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin Vision).
Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak ini adalah berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan percobaan pada seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang sengaja menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.
Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat ‘melihat’ benda dibalik tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat dalam dompet seeorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih fungsi otak tengahnya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang terletak dalam posisi tertutup.
Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian) adalah kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah dapat ‘menduga’ kartu apa yang akan muncul pada saat orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti ‘dugaan’ sang anak tersebut.
Aktivasi otak tengah bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini  banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi. 
Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung.
Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan mampu melihat benda yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa anak yang dapat medeteksi sampai 360 derajat. Hal itu berarti mereka dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan semua arah.
Training aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaan dari training  ini. Training biasanya dilakukan selama 2 hari. Pada saat itu juga biasanya dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang keahlian lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan potensi otak tengah mereka. Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia. 

Bagaimana, kalian sudah mengeri mengenai kelebihan otak tengah bukan?? Tapi Sayangnya training aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan untuk anak umur 5 – 15 tahun saja. Jadi kita sebagai orang Dewasa tidak bisa mengikuti pelatihan otak tengah ini. dengan kata lain, generasi di bawah kita di harapkan bisa membawa indonesia menjadi lebih baik lagi di mata internasional..

SAMPAI JUMPA DI ARTIKEL SELANJUTNYA ............

8 Komen:

pulsamurah mengatakan...

thx bro, atas infonya

kopi herbal mengatakan...

mana cara caranya mas, klo ini bukan membahas, tapi artikel tentang otak tengah, bukan cara cara nya...

Langsing, Indah & Cantik mengatakan...

tetapi bagaimana caranya

Anonim mengatakan...

///??????????????????????????

Bayu Firmansyah mengatakan...

gak ada penjelasan nya bro....

FCK mengatakan...

Tolol nih Admin Blognya...
Nulis judul nya aja ndak sama kayak isinya..
.
blum lulus SD ya..?

SA Jibran mengatakan...

Saya berminat ikut pelatihan Otak tengah saya baru berumur 12thn

Anonim mengatakan...

malam pak fajarudin saya mau tanya anak saya pernah ikut pelatihan di gmc waktu kelas 2 sd sekarang sdh kelas 5 sd apakah otak tengahnya sdh ketutup karena anak saya tidak bisa melihat dengan mata tertutup.waktu baru ikut pelatihan dulu anak saya bisa naik sepedah dengan mata ditutup.thanks

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
MMORPG Games - MMORPG List - Video Game Music